PECUNDANG BUKAN PEMENANG
Gemuruh Langit Kian Menghujat,
bak siluman merayu murka.
para tawanan keindahan semakin menenang,
bak rimba terhiasi mawar.
deburan ombak hempaskan lautan,
bak pecundang rajai zaman
para pengharap berikhtiar wujudkan mimpi,
bak lasakar perjuangkan tahta .
hancur bahkan melebur,
terseret gelombang masa
bising namun terdiam,
keindahannya kini menawan
hanya henbusan nafas pemenang yang terhelakan,
bukan teriakan para pecundang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar